Apa itu bonding SRTLA dan kenapa ia menyelamatkan live IRL-mu
5 menit baca ·
Kalau kamu pernah melihat live IRL membeku di terowongan atau di tengah keramaian, kamu tahu masalahnya: satu koneksi seluler tidak pernah stabil sepanjang waktu. Bonding SRTLA mengatasinya dengan memakai beberapa koneksi sekaligus.
SRT: protokol yang tahan kehilangan paket
SRT (Secure Reliable Transport) dirancang untuk mengirim video lewat internet. Ia mengirim ulang paket yang hilang dalam jendela waktu tertentu (latensi, biasanya 1 sampai 3 detik), sehingga jauh lebih tangguh di jaringan yang tidak stabil dibanding RTMP.
SRTLA: SRT yang dibagi ke beberapa jaringan
SRTLA (SRT Link Aggregation) mengambil siaran yang sama dan membaginya ke beberapa koneksi: Wi‑Fi, 4G, 5G, kabel USB, atau hotspot HP lain. Setiap paket lewat jaringan yang paling longgar saat itu. Di server, potongan-potongannya disatukan kembali menjadi satu sinyal.
- Kalau satu jaringan putus, yang lain terus berjalan dan gambar tidak membeku
- Kecepatan semua jaringan dijumlahkan
- Jaringan yang lebih lambat otomatis mendapat lalu lintas lebih sedikit
Android dan iPhone: apa saja yang bisa digabung
Di iPhone, kamu bisa memakai Wi‑Fi dan data seluler bersamaan. Di Android, aplikasi bisa memakai Wi‑Fi, SIM data yang aktif, dan koneksi USB sekaligus — sistem hanya mengizinkan data seluler di satu SIM pada satu waktu, jadi SIM kedua tidak bisa ikut bonding. Untuk menambah operator, pakai HP kedua atau router sebagai hotspot.
Cara memakainya
Di Stratu, setiap kamera mendapat alamat SRTLA. Di Stratu Cam, cukup masuk dan aktifkan bonding di pengaturan. Dasbor menampilkan kualitas setiap kamera, dan autopilot turun tangan kalau sinyal tetap buruk.
Siap untuk live?
Buat akun dan mulai live IRL cloud pertamamu dalam waktu kurang dari lima menit.